Selamat Datang dan Kami Ucapkan Terima Kasih atas Kunjungan Anda di Blog Pendidikan (www.bang-eb.blogspot.com). Semoga Dapat Bermanfaat

Juni 04, 2016

NASEHAT MENJELANG BULAN SUCI RAMADHAN

Nasehat Menjelang Bulan Suci Ramadhan

Bulan suci Ramadan merupakan bulan yang agung. Oleh sebab itu dalam menyambut bulan yang juga penuh berkah itu, umat islam sebaiknya mempersiapkan diri dengan baik.
“Kita akan menghadapi bulan Ramadan. Dalam bulan Ramadan itu ada meng-gladi, ibarat kawah candra dimuka,” demikian disampaikan Habib Muhammad Luthfi bin Yahya dalam acara peringatan Maulud Nabi Muhammad SAW di Ponpes Nahjul Hidayah Capgawen Utara Kedungwuni Timur, Senin malam (30/5).
Hal itu, katanya, agar umat Islam dalam menjalankan puasa di bulan Ramadan tidak sekadar terkesan beribadah secara lahir saja, namun juga secara batin, agar ibadah yang dilakukan dapat menyentuh dan membersihkan hati. “Artinya, agar puasa itu menyentuh jiwa,” katanya.
Beliau juga menyampaiakan bulan Ramadan akan menyentuh dan menjaga hati seseorang atau tidak, tergantung cara masing-masing orang tersebut dalam menata niat kemudian menyikapinya.
Oleh Sebab beribadah itu merupakan perbuatan secara lahir maupun batin, sama halnya dengan wudhu, apabila hanya diniati untuk sekedar membersihkan wajah, otomatis wajahnya saja yang akan bersih.
Namun apabila berwudhu diniati sungguh-sungguh secara lahir batin, Insya allah disamping wajahnya bersih, hati seseorang juga ikut bersih pula.
“Itu tergantung kita. Wudhu itu kalau tujuannya membersihkan wajah saja, ya wajahnya tok yang bersih. Tapi kalau (diniati, red) bisa membersihkan hati, hatinya akan ikut bersih,” sambungnya.
Sementara itu Beliau mengimbau kepada para jamaah yang hadir supaya menjaga kesucian bulan Ramadan dengan hati dan fikiran yang bersih. Salah satunya dengan cara menjauhkan mata, lidah, dan telinga dari hal-hal yang akan mengotori bulan Ramadan.
Disamping itu menurutnya, tidak menutup kemungkinan adanya oknum yang ingin merusak harapan Islam dan bangsa kedepan kepada generasi muda untuk mnjawab tantangan zaman, sekaligus menghalangi kekhusyukan umat Islam melaksanakan ibadah di bulan puasa melalui beragam cara, seperti peredaran narkoba dan adudomba umat.
Oleh sebab itu Beliau berpendapat, siapa saja orang yang menghindari narkoba, atau membantu aparat penegak hukum seperti TNI dan Polri dalam memerangi narkoba, berarti orang tersebut sedang melakukan tidakan dari bela negara.
Terkait dengan menjaga kesucian bulan ramadan yang seyogyanya memberikan kenyamanan dan keamanan bagi setiap orang. Habib juga menyinggung perihal tradisi koprekan yang biasanya dilakukan oleh anak-anak muda tanpa peduli akan keindahan bunyi dan irama.
Hingga akhirnya justru malah mengganggu masyarakat yang sedang beristirahat.


Maka dari itu Beliau juga mengimbau para jamaah yang hadir, agar mereka jangan sampai menjadikan koprekan sebagai kebiasaan yang mengganggu, namun justru menjaga keindahan salah satu kearifan lokal tersebut dengan cara berkoprean yang bagus.
Sumber : www.radakpekalongan.com

Related Posts by Categories